Kamis, 23 Oktober 2014

Shubuh tadi sang imam kembali membaca ayat sajadah. Dalam posisi berdiri dan tangan bersedekap begitu sampai di ayat sajadah sang imam melepas tangan yang bersedekap, bersujud beberapa saat dan bangun kembali dalam posisi berdiri dan tangan bersedekap. Tentu apa yang dilakukan oleh sang imam kami ikuti. Karena kami, makmum yang mendapati imam kami bertindak sesuai syariah/aturan ALLOH. Ngomong-ngomong tentang aturan ALLOH saya jadi inget tentang kisah abadi permusuhan antara iblis dan manusia. Ada sisi penuh emosi bila saya membaca kutipan terjemahan hadits Dari Abu Hurairah rodiyalloh, Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika anak Adam membaca ayat sajadah, lalu dia sujud, maka setan akan menjauhinya sambil menangis. Setan pun akan berkata-kata: “Celaka aku. Anak Adam disuruh sujud, dia pun bersujud, maka baginya surga. Sedangkan aku sendiri diperintahkan untuk sujud, namun aku enggan, sehingga aku pantas mendapatkan neraka.” (HR. Muslim no. 81)
Terasa banget rasa penyesalan iblis terhadap tindakannya dahulu. Ibroh jadi tambah berasa ketika ayat sajadah di bacakan oleh sang imam ini, dengan tak lupa sebelum takbir. Beliau menuturkan akan membaca ayat sajadah di rokaat pertama. Sebuah teladan kepemimpinan dari sistem sholat berjamaah. Dimana sang pemimpin memberitahu tindakan yang akan dia ambil sehingga orang orang yang dipimpin akan dengan suka rela mengikuti apa yang dilakukan pemimpin. Mungkin bila orang-orang yang menjabat sebagai wakil rakyat bisa mengambil hikmah dari hal ini. Semoga makin dikit klo perlu, gak ada pemimpin yang asal koar-koar tapi tak ada yang jadi dia lakukan. Karena kita sudah lelah dengan janji-janji palsu.
Ternyata memang hanya ALLOH yang bisa memberikan cahaya disepanjang waktu hingga selamanya. Lewat ibadah yang biasa kita lakukan ALLOH menuntun kepada jalan terang.

Ya ALLOH, kami meminta petunjuk-MU dan tambahan amal baik. Berilah kami kekuatan untuk tetap mensyukuri nikmat MU dan mengerjakan amal sholih yang ENGKAU Ridhoi. Di jum’at mubarok ini bukalah keberkahan rizki kami dan kebahagian hati dengan mengutus orang-orang amanah sebagai pemimpin kami .. aamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar