Shubuh tadi
sang imam kembali membaca ayat sajadah. Dalam posisi berdiri dan tangan
bersedekap begitu sampai di ayat sajadah sang imam melepas tangan yang
bersedekap, bersujud beberapa saat dan bangun kembali dalam posisi berdiri dan
tangan bersedekap. Tentu apa yang dilakukan oleh sang imam kami ikuti. Karena kami,
makmum yang mendapati imam kami bertindak sesuai syariah/aturan ALLOH. Ngomong-ngomong
tentang aturan ALLOH saya jadi inget tentang kisah abadi permusuhan antara
iblis dan manusia. Ada sisi penuh emosi bila saya membaca kutipan terjemahan
hadits Dari Abu Hurairah
rodiyalloh, Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika anak Adam membaca ayat sajadah, lalu dia
sujud, maka setan akan menjauhinya sambil menangis. Setan pun akan
berkata-kata: “Celaka aku. Anak Adam disuruh sujud, dia pun bersujud, maka
baginya surga. Sedangkan aku sendiri diperintahkan untuk sujud, namun aku
enggan, sehingga aku pantas mendapatkan neraka.” (HR. Muslim no. 81)
Terasa banget rasa penyesalan iblis terhadap tindakannya
dahulu. Ibroh jadi tambah berasa ketika ayat sajadah di bacakan oleh sang imam
ini, dengan tak lupa sebelum takbir. Beliau menuturkan akan membaca ayat
sajadah di rokaat pertama. Sebuah teladan kepemimpinan dari sistem sholat
berjamaah. Dimana sang pemimpin memberitahu tindakan yang akan dia ambil
sehingga orang orang yang dipimpin akan dengan suka rela mengikuti apa yang
dilakukan pemimpin. Mungkin bila orang-orang yang menjabat sebagai wakil rakyat
bisa mengambil hikmah dari hal ini. Semoga makin dikit klo perlu, gak ada
pemimpin yang asal koar-koar tapi tak ada yang jadi dia lakukan. Karena kita
sudah lelah dengan janji-janji palsu.
Ternyata memang hanya ALLOH yang bisa memberikan cahaya
disepanjang waktu hingga selamanya. Lewat ibadah yang biasa kita lakukan ALLOH
menuntun kepada jalan terang.
Ya ALLOH, kami meminta petunjuk-MU dan tambahan amal baik. Berilah
kami kekuatan untuk tetap mensyukuri nikmat MU dan mengerjakan amal sholih yang
ENGKAU Ridhoi. Di jum’at mubarok ini bukalah keberkahan rizki kami dan
kebahagian hati dengan mengutus orang-orang amanah sebagai pemimpin kami ..
aamiin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar