Kamis, 08 Desember 2011

dialog hati kecil

ketika kecil: kalian mungkin pernah ditinggal sesaat oleh orang tua. kalian berkata “siapa yang nantinya menjaga dan menemaniku?”
Hati kecilmu menjawab: ALLOH
ketika ujian: kalian mungkin pernah bertanya bisa ga ya aku lulus?? siapa yang bisa menolong gue?
Hati kecilmu menjawab: insya ALLOH lulus karena ALLOH lah yang akan menolong dan kalau pun tak lulus dunia tak akan kiamat
ketika kerja: kau menggerutu, ada ga ya pekerjaan yang kaga bikin strezzz, kalo ada siapa yang ngasih?
Hati kecilmu menjawab: ada, ALLOHlah yang akan menempatkan dirimu pada tempat yang kau sukai dan membesarkan jiwamu dangan nilai-nilai kebaikan
Ketika galau: siapakah jodohku, akankah ku temui ia dalam waktu dekat dst???
Hati kecilmu menjawab: tiap orang sudah dijamin jodohnya dalam alqur’an jadi kaga perlu risau bukankah ALLOH menurunkan islam sebagai penuntun dstnya,,,
Jadi orang tua: kenapa pasangan/mertua/anak ku dll kok nyebelin? Apakah ini yang terbaik
Hati kecilmu menjawab: ibarat mata uang "berkeluarga" adalah satu paket, ibarat di muka ada angka, dibelakang akan ada nilai terbilang, begitulah ALLOH menjadikan segalanya berpasang-pasangan dan memiliki hikmah
sampai
Masa tua: anak-anakmu telah menjadi dewasa dan berumah tangga, meninggalkan engkau sendiri dan engkau berkata kembali “siapa yang nantinya menjaga dan menemaniku?” dsnya teman-teman yang ngelanjutin deh
Hidup ini adalah nuansa, yang harus dijawab dengan nilai-nilai keimanan, antah-berantah ujian yang menerpa semoga menyadarkan kita. ALLOHlah tempat dimana akan kita curahkan isi hati, bukankah orangtua, harta yang kita cari, pasangan hidup kita, anak-anak kita sampai dengan kekuasaan yang diamanahi itu hanya sementara.
Ya ALLOH anugrahkanlah kepada kami hati kecil yang selalu bertaut kepada Mu, kuatkanlah pijakannya, tunjukilah jalan MU, dan atas kasih sayang MU setiap episode dijalani dengan bahagia hingga ke surga. aamiin

Sabtu, 03 Desember 2011

setiap kerajaan adalah milik ALLOH

seringkali kita begitu awal dalam mencari nafkah, mengukir cita, cinta dan rasa namun hati ini sering, kering kerontang terbodohi dunia yang berhias dalam belantara...
maka kuatkanlah jiwamu wahai kawan dengan lebih dekat kepada yang Maha Pemberi Cinta (ALLOH)

Dalam hadits qudsi disebutkan, Allah Ta’ala berfirman,

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِى فَأَعْطَيْتُ كُلَّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِى إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ

“Wahai hamba-Ku, seandainya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang belakangan serta semua jin dan manusia berdiri di atas bukit untuk memohon kepada-Ku, kemudian masing-masing Aku penuh permintaannya, maka hal itu tidak akan mengurangi kekuasaan yang ada di sisi-Ku, melainkan hanya seperti benang yang menyerap air ketika dimasukkan ke dalam lautan.” (HR. Muslim no. 2577, dari Abu Dzar Al Ghifari). Mengenai hadits ini, Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hadits ini memotivasi setiap makhluk untuk meminta pada Allah dan meminta segala kebutuhan pada-Nya.” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 48)

Senin, 28 November 2011

Bagaimana caranya agar hadirnya kita membuat semuabahagai@gmail.com

bagaimana caranya agar hadirnya kita membuat semuabahagia@gmail.com?
bila untuk bahagia aku harus jadi pengusaha
maka bagaimana caranya agar perniagaanku laris?
bila untuk bahagia aku harus jadi penghafal qur'an
maka bagaimana caranya agar aku bisa mempertanggungjawabkan hafalannya?
bila untuk bahagia aku harus melakukan banyak hal yang belum pernah ku lakukan
maka bagaimana caranya agar aku tak kapok untuk mencoba dan mencoba lagi?
kira-kira begitulah kesimpulanku setelah mengikuti training wirausaha kemarin