Kamis, 08 Desember 2011
Sabtu, 03 Desember 2011
setiap kerajaan adalah milik ALLOH
seringkali
kita begitu awal dalam mencari nafkah, mengukir cita, cinta dan rasa
namun hati ini sering, kering kerontang terbodohi dunia yang berhias
dalam belantara...
maka kuatkanlah jiwamu wahai kawan dengan lebih dekat kepada yang Maha Pemberi Cinta (ALLOH)
Dalam hadits qudsi disebutkan, Allah Ta’ala berfirman,
يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ
وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِى فَأَعْطَيْتُ كُلَّ
إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِى إِلاَّ كَمَا
يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ
“Wahai hamba-Ku,
seandainya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang belakangan
serta semua jin dan manusia berdiri di atas bukit untuk memohon
kepada-Ku, kemudian masing-masing Aku penuh permintaannya, maka hal itu
tidak akan mengurangi kekuasaan yang ada di sisi-Ku, melainkan hanya
seperti benang yang menyerap air ketika dimasukkan ke dalam lautan.”
(HR. Muslim no. 2577, dari Abu Dzar Al Ghifari). Mengenai hadits ini,
Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hadits ini memotivasi setiap makhluk
untuk meminta pada Allah dan meminta segala kebutuhan pada-Nya.”
(Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 48)
Langganan:
Postingan (Atom)